Connect with us

News

Warga Semarang Kembali Terpapar Covid-19 Setelah Temannya Pulang dari Singapura

Published

on

SEMARANG – Satu warga Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dinyatakan positif Covid-19.

Berdasarkan hasil rekam medis yang dilakukan petugas kesehatan setempat, warga tersebut tertular dari rekan kerjanya yang baru pulang dari luar negeri.

Atas munculnya kembali kasus tersebut, pihak Dinkes Kota Semarang pun meningkatkan kewaspadaan dan kembali mengedukasi kepada warga untuk tak abai terhadap perilaku hidup sehat.

Adapun warga yang positif Covid-19 tersebut, pemerintah pun telah melakukan penanganan melalui isolasi dan memantau perkembangan kesehatannya.

Kasus Covid-19 kembali muncul menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Kota Semarang.

Kepala Dinkes Kota Semarang, M Abdul Hakam mengatakan, satu warga Semarang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Iya, sudah ada satu kasus Covid-19 di Kecamatan Tembalang Kota Semarang,” jelasnya seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (10/12/2023).

Warga yang dinyatakan positif Covid-19 itu terpapar dari teman kantornya yang baru pulang dari Singapura.

“Kasusnya ini ternyata dia tertular dari teman satu kantornya yang baru pulang dari Singapura.”

“Kondisinya demam, tapi sudah turun,” kata Hakam.

Sebelumnya, dia juga sudah dapat peringatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kasus Covid-19 yang kembali meningkat di sejumlah negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Sedangkan di Indonesia, ada sejumlah daerah terutama di Jakarta yang kasus Covid-19 kembali meningkat.

Saat ini wilayah-wilayah yang menjadi pintu masuk orang luar negeri sedang jadi perhatian khusus.

“Kami di tingkat kota demikian dituntut untuk mengingatkan masyarakat agar berperilaku hidup sehat.”

“Misal ada gejala flu, demam, atau sesak napas kami imbau untuk mengenakan masker,” jelasnya.

Selain itu, orang-orang yang baru pulang berpergian dari luar negeri juga jadi atensi Dinkes Kota Semarang.

Dia pun meminta masyarakat untuk insiatif periksa ke dokter jika terdapat gejala seperti flu, demam, atau sesak napas.

“Harapannya agar tidak menularkan ke orang lain,” tuturnya.

 

Polrestabes Semarang, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, Kota Semarang, Pemkot Semarang, Polda Jateng, Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto

Terpopuler