Connect with us

Kriminalitas

Geger Avanza di Belakang Balai Kota Semarang Dicomot Mudah Orang, Padahal Pakai Keyless

Published

on

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta pengamanan diperketat setelah terjadi dua peristiwa pencurian di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

“Saya kan selalu pulang paling malam. Mungkin karena sudah firasat ya, saya pekan lalu sudah mengingatkan untuk memperketat keamanan,” jelas perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut kepada awak media, Jumat (8/12/2023).

Sebelum terjadi pencurian, Mba Ita mengaku sudah meminta agar gerbang di balai kota setelah jam pulang kerja dan hari libur ditutup

. “Setelah jam kantor gerbang ditutup semua. Ada satu saja di depan Balai Kota yang dibuka pintunya,” paparnya. Dengan begitu, lanjutnya, akan memudahkan proses monitoring atau pengawasan di Balai Kota Semarang.

“Orang bisa masuk melewati satu pintu saja. Pintu gerbang belakang, samping, ditutup,” imbuh Mba Ita. Saat ini, Balai Kota Semarang tidak dapat menutup seluruh pintu masuk saat hari libur maupun di luar jam kerja.

Hal itu disebabkan karena adanya aktivitas yang terjadi di balai kota, seperti pengisian (charging) sistem pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di halaman belakang Balai Kota Semarang.

“Kita tahu juga di belakang ada SPKLU, banyak masyarakat mengisi daya untuk kebutuhan kendaraan mereka,” paparnya. Dengan adanya kasus pencurian kendaraan ini, Mbak Ita meminta ada peningkatan pengawasan di area balai kota.

Apalagi, di luar jam kerja ramai masyarakat yang masih berkegiatan. “Satpol PP harus bersiaga menjaga area Balai Kota. Nanti biar ada tambahan petugas yang berjaga,” pintanya. Terkait curanmor tersebut, Ita mengatakan, sudah masuk laporan ke kepolisian. Bahkan CCTV yang disiagakan di balai kota juga berhasil menangkap wajah pencuri. Dia berharap, kendaraan yang hilang tersebut bisa segera ditemukan.

“Semoga bisa segera ketemu. Minggu lalu memang saya meminta ke Kabag Rumah Tangga untuk membatasi akses-akses. Tetap satu (dibuka), lainnya ditutup. Kedua, saya minta ada Satpol PP,” katanya.

Seperti diketahui, pada Minggu, 3 Desember 2023 terjadi pencurian sepeda motor di Balai Kota Semarang. Tiga hari berikutnya, pada Rabu, 6 Desember 2023 giliran mobil yang terparkir di belakang Balai Kota Semarang juga hilang.

 

Polrestabes Semarang, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, Kota Semarang, Pemkot Semarang, Polda Jateng, Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto

Terpopuler