Connect with us

News

Tanah Longsor di Desa Bantar Banjarnegara, BPBD: 76 Jiwa Mengungsi

Published

on

Banjarnegara – Bencana tanah longsor terjadi di Desa Bantar, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara mencatat sebanyak 76 jiwa mengungsi.

Tanah longsor ini merusak jalan antardesa dan rumah warga. Berdasarkan pantauan detikJateng, Rabu (26/10/2022), jalan yang menghubungkan Desa Bantar menuju Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, putus total. Area perkebunan salak juga rusak akibat tanah longsor tersebut.

Selain itu, rumah warga retak-retak di bagian dinding dan lantai. Salah satunya adalah milik Teguh warga Desa Bantar. Saat ini ia terpaksa mengungsi bersama keluarganya.

“Rumah rusak retak-retak di lantai dan dinding. Jadi takut terpaksa mengungsi di rumah saudara yang tidak jauh dari sini,” ujar Teguh saat ditemui di rumahnya, Rabu (26/10).

Ia mengatakan, tanah longsor awalnya terjadi sekitar sepekan lalu. Namun tingginya intensitas hujan membuat dampak terus bertambah. Terutama dalam dua hari terakhir.

“Awalnya sudah lama sekitar satu minggu lalu. Tapi terus hujan dan luasan yang terdampak bertambah,” sebutnya.

Pemilik rumah lain, Sartinah, menuturkan retak-retak pada dinding dan lantai rumahnya terus bertambah setiap harinya. Terlebih jika turun hujan.

“Kemarin belum selebar ini. Setiap harinya terus bertambah,” kata Sartinah.

Sementara itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo menyebut saat ini ada 76 jiwa mengungsi. Titik pengungsian tersebar di rumah-rumah di Desa Bantar.

“Untuk warga yang mengungsi ada 76 jiwa baik warga Desa Bantar dan Desa Suwidak. Mereka mengungsi di rumah saudaranya yang masih di wilayah Desa Bantar,” terang Andri.

Terpopuler