Connect with us

Kriminalitas

Tak Terima Anaknya Jadi Korban Pencabulan, Ibu di Pati Tempuh Jalur Hukum

Published

on

PATI – Seorang remaja berinisial S, 16 mencabuli bocah enam tahun. Kasus tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Kayen. Saat ini masih proses penyidikan.

Kemarin (26/10) pihak keluarga bersama kuasa hukum korban mendatangi Polresta Pati untuk mengurus kasus tersebut. Berdasarkan keterangan pihak korban, kasus tersebut bakal segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati.

”Proses sudah akan hasil penyidikan sudah lengkap (P21). Nanti bakal dilimpahkan ke Kejari. Tak lama lagi dilimpahkan. Mungkin pekan ini. Memang pelaku belum ditahan karena statusnya masih dibawah umur,” terang Kuasa Hukum korban Edi Gunawan Teguh.

Pihak keluarga membantah soal kasus diselesaikan secara damai. Rencananya berlanjut sampai proses hukum. ”Kami tak mau damai. Soalnya, kalau damai tak akan membuat efek jera bagi generasi muda. Kasihan korbannya. Masih enam tahun,” tandasnya.

Ibu korban berinisial S, 35, juga senada dengan melanjutkan perkara ini ke jalur hukum. Dirinya tak kuat jika hanya lewat jalur damai. Tak ada pertanggungjawaban yang jelas.

”Terus terang saya ini malu. Banyak orang yang memandang sebelah mata. Kasian anak saya. Jadi akan tetap berlanjut sampai jalur hukum,” paparnya.

Ibu korban menegaskan, permasalahan ini juga tak ada upaya damai. Jadi tetap dijalur hukum. ”Saya tak mau damai. Kasihan anak saya. Mending saya makan seadanya jika harus damai,” tegasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian tengah mendalami kasus ini. Saat ini, masih proses penyidikan perkara tersebut. ”Proses tersebut masih sidik di Polres,” terang singkat Kasatreskrim Polresta Pati AKP Ghala Rimba Doa Sirrang Kasatreskrim dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA).

Terpopuler