Connect with us

News

Kapolda Jateng Tindak Tegas Anggota yang terlibat Kasus Aduan Warga di Polres Boyolali

Published

on

Semarang – Pada hari Senin tanggal 17 Januari 2022, beredar berita melalui Media Online “Solo Tribunnews” terkait Lapor Pelecehan seksual Ke Polres Boyolali.perempuan asal simo malah diejek  perwira Polisi.

Menyikapi beredarnya berita tersebut Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi didampingi Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Iqbal Alqudusy memberikan tanggapannya bahwa Polda Jateng sangat mengapresiasi Pelaporan tersebut dalam Konferensi Pers yang dilaksanakan di Loby Mapolda Jateng. Selasa (18/01/2022)

“Kapolda Jateng Mohon maaf kepada warga yang mengadu ke Polres Boyolali dan belum terlayani dengan baik oleh oknum Polres Boyolali dan Saya Sangat mengapresiasi Pelaporan warga simo boyolali atas dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh Oknum Kasat Reskrim Polres Boyolali” ujar Lutfi

Polda Jateng juga langsung memberikan respon terkait pelaporan tersebut dengan cepat dan langsung mencopot Kasat Reskrim dan anggota yang terlibat perihal tersebut.

“Kapolda langsung mencopot Kasat reskrim AKP Eko Marudin, S.H.MH di mutasikan ke Pama Yanma dalam rangka riksa di Gantikan oleh AKP Donna Briyadi, S.I.K. sebelum nya Jabat Kasat reskrim Banjarnegara dengan Nomor : ST/83 /I/ KEP/ 2022 Tanggal 18 Januari 2022.Dan anggota lainya di duga   terlibat terkait dengan laporan  saat ini sedang di lakukan  pemeriksaan propam Polda Jateng” tambah Lutfi

Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi juga akan menindak tegas anggota yang terlibat dalam permasalahan ini sebagai pembelajaran anggota Polisi lainya dikarenakan Polri adalah pelayan masyarakat yang melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Kapolda sampaiakan tindakan tegas ini sebagai pembelajaran bagi anggota yang lain agar selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan tidak akan menyakiti masyarakat” tutup Lutfi

Kasus ini bermula dari seorang warga Simo Boyolai berinisial R (28) kecewa dengan pelayanan Polres Boyolali Dia mengatakan, mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari Perwira di Polres Boyolali.

Kepada Media, R bercerita jika umpatan yang merendahkan dirinya itu dilontarkan salah satu pimpinan satuan di Polres Boyolali.

Dimana, pada Senin (10/1/2022) pekan lalu dirinya melaporkan perbuatan pelecehan seksual tersebut ke SPKT Polres Boyolali.

Awalnya, dia diterima oleh anggota Polisi di SPKT tersebut. Setelah melaporkan peristiwa tersebut, R kemudian diarahkan ke Satreskrim untuk menjelaskan dengan detail apa yang dia alami.

“Waktu sudah menjelaskan semua. Tiba-tiba bapak kasat reskrimnya datang,” kata R.

“Siapa? Istrinya S pak. La ngopo rene (Kenapa Kesini). Ngerti Bojone koyo ngono ko ra di kandanani malah meneng wae (Tahu kayak gitu gak dibilangin malah diam saja),” kata R menirukan ucapan anggota Polisi itu.

Terpopuler