Connect with us

News

Gunakan Sabu 0,99 gram, Ibu Rumah Tangga Diringkus Polres Magelang Kota

Published

on

KOTA MAGELANG – Warga Kota Magelang ER (36) terancam 12 tahun penjara. Pasalnya, wanita  yang berprofesi sebagai penjual baju secara online ini tertangkap anggota Sat Resnarkoba Polres Magelang Kota saat kedapatan mengonsumsi dan menguasai sabu seberat 0, 99 gram.

Menurut Wakapolres Magelang Kota Kompol Supriyadi, ER ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35.

“Ancaman hukum pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit delapan ratus juta rupiah dan paling banyak delapan miliar rupiah,” terang Kompol Supriyadi pada Konferensi Pers, Selasa (14/12/2021).

Kompol Supriyadi mengatakan, pada Sabtu 9 Oktober 2021 sekira pukul 14.30 WIB Tim Sat Resnarkoba Polres Magelang Kota mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering mengonsumsi narkotika. Berkat laporan tersebut, Kamis (14/10/2021) sekira pukul 09.00 WIB, tim berhasil menangkap tersangka dirumahnya.

Setelah dilakukan penggeledahan, dan bersama seorang anggota Polwan telah dilakukan penggeledahan. Secara kooperatif, ER mengakui bahwa memiliki sabu. Kemudian tersangka menunjukkan barang berupa sebuah bungkusan dalam lakban warna hitam.

“Setelah dibuka berisi 1 bungkus plastik klip kecil diduga berisi narkotika jenis sabu, dan barang lainnya yang terkait dengan perkara narkotika tersebut,” terang Kompol Supriyadi.

Selanjutnya tersangka berikut barang buktinya dibawa ke kantor Polres Magelang Kota guna proses lebih lanjut.

Sementara tersangka kepada media mengaku telah mengonsumsi barang haram itu sejak setahun lalu. Tersangka juga mengatakan bahwa barang tersebut dipesan melalui online dan tidak mengenal pengirimnya.

“Beli dari COD, 1 paket 1 juta. Selama setahun ini sudah beberapa kali memakai dan memesan melalui online,” ujar perempuan yang mengaku sudah berkeluarga ini. (hms restama)

Terpopuler